Rabu, 10 Oktober 2012

Jersey Sebagai Sumber Pendapatan Klub



Beberapa tahun belakangan klub-klub loka di Indonesia saat ini di tuntut profesional. Tak mengharapkan pendanaan dari APBD yang jumlahnya tak sedikit.
Selain dari penjualan Tiket pertandingan, penjualan Kaos (jersey) klub menjadi salah satu pilihan yang tepat. Nah dalam article ini akan di peluang dan cara-cara penjualan Kaos team.

Menjual Jersey Resmi secara Langsung

Menjual secara langsung ke para fans adalah pilihan pertama klub mendapatkan pendapatan melalui kaos (jersey). Caranya, ya tentu saja dengan cara membuka toko baik offline maupun online.
Menjual Jersey Resmi secara Offline
Secara offline dapat dengan membuat dibuat di sekitaran stradion dimana klub bermarkas. Dapat juga di daerah-daerah yang strategis dimana fans itu berada. Atau pejualan kaos (jersey) dengan menggunakan jaringan fans.
Belajar Menjual Jersey Resmi secara Offline Dari Sevila.
Sevilla melakukan pejualan Jerseynya secara unik. Mereka menyediakan ruang kosong di nomor punggung jersey untuk dimasukkan foto para fans dengan berbagai gaya.
Sevilla mematok harga 24,9 euro (setara Rp3 juta) untuk ukuran 2X2 Milimeter foto yang akan dipasang di jersey tersebut. Cara Sevilla ini cukup efektif, hal itu terbukti dari satu nomor punggung saja bisa menghasilkan 3.142 foto jika dihitung keuntungan yang didapat bisa mencapai 75.ooo Euro(Rp910,4 Juta).
Menjual Jersey Resmi secara Online
Mengingat perkembangan internet di Indonesia yang kian pesat, membuka online store untuk menjual jersey klub dan merchandise lainnya adalah salah satu cara yang tepat. Namun sayangnya untuk klub-klub di Indonesia belum banyak dilakukan. Persib Bandung dan AremaIndonesia adalah beberapa klub yang melakukan penjualan merchandise secara online. Namun sayanya tak ada jersey kaos terbarunya, di online store Persib hanya ada Jersey Persib Home tahun 2011 seharga 199.000.
Belajar dari beberapa klub top eropa, mereka membuat online store untuk penjualan jerseynya. Lihat saja Barcelona menjual Jerseynya secara online seharga 909550, sedangkan Jersey Originalnya Real Madrid seharga 1 juta lebih.
Jersey Orignal klub-klub liga inggris relatif lebih murah. Manchester City menjual Jersey Originalnya sehara 513 555, sedangkan MU 500 000 dan Chealsea sebagai Juara Champion tahun lalu menjual Jersey Originalnya secara online sebesat Celsea 500 000

Menjual Sponsor Jersey

Selain penjualan Jersey Original, penjualan logo sponsor untuk ditaruh di Jersey termasuk cara lainya. Cara ini termasuk cara yang paling besar mendapatkan dana.
Manchester United misalnya mendapatkan bayaran sponsorsip dari Logo AON yang terpasang di jersey MU sebesar $32.5 million a year dengan kontrak selama 4 tahun. Barcelona juga mendapatkan bayaran sponsorsip dari Logo Qatar Foundation sebesar 148 juta uero dengan durasi kontrak 5 tahun.
Dan tentunya banyak dari klub-klub lain di eropa. Lantai bagaimana dengan Sponsorhip logo-logo di Jersey klub di Indonesia. Pendapatan Persib Misalnya dari keseluruhan sponsor di Jersey pada musim 2011-2012 sekitar Rp 17M.
Kosep sponsor pada kaos jersey sepakbola ini mulai dikenal pada tahun 1950-an. klub sepak bolanya mulai menampilkan Logosponsor pada jersey untuk memperoleh tambahan pendapatan.
Akan tetapi idak semua klub di Eropa melakukan kosep sponsorship. Bahkan ada negara eropa yang melarang adanya logo dan nama pada Jersey.
Baru pada tahun 1973, sponsorship pada kaos jersey bola memulai era baru. Mast Günter menjalin kerja sama sponsorship dengan sebuah klub bernama Eintracht Braunschweig dari Jerman dengan nilai 160.000 hingga 800.000 Marks untuk masa kontrak lima tahun.
Di Liga Inggrias, konsep sponsorship sempat ditolak. Bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi berupa denda yang besar pada klub yang mengenakan seragam yang memuat tulisan atau logo dari perusahaan sponsor. Liga Inggris baru mulai mengizinkan sponsor pada kaos jersey bola empat tahun setelah Jerman melakukannya.
Sobat yang tertarik berbisinis Jersey Bola Grade Ori, silahkan klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar